Bahaya Orang Bermuka-muka Menikam dari belakang

Menikam dari belakang

Dalam menjalani hidup nyata, kejadian ‘bermuka-muka’ sering terjadi tidak kira sama ada dilakukan orang perseorangan atau secara berkumpulan. Istilah menikam dari belakang atau teman bermuka dua boleh dibahagi kepada empat jenis berdasarkan tindakan pengkhianatan yang dilakukan.
1. One to one
Pengkhianatan one to one menggambarkan perbuatan ‘menikam dari belakang’ atau seorang bermuka dua yang dilakukan oleh seseorang kepada seseorang yang lain. Misalnya, memburukkan sahabatnya sendiri, memfitnah teman/sahabatnya sendiri, merebut hak teman/sahabatnya sendiri, mengambil kekasih teman/sahabatnya sendiri, mengakui hasil karya orang lain sebagai hasil karyanya, menjatuhkan reputasi teman/sahabatnya sendiri dan sebagainya.
2. One to many
Pengkhianatan one to many menggambarkan perbuatan ‘menikam dari belakang’ yang dilakukan seseorang kepada sekelompok orang, lembaga, organisasi atau perkumpulan. Contohnya seorang pekerja yang memburukkan majikan tempat dia bekerja pada orang lain, seorang kakitangan yang memburuk-burukkan teman-teman kerjanya pada orang lain atau seorang anggota organisasi yang menyebarkan rahsia kepada pihak lain, seorang anggota organisasi yang mencaci-maki organisasinya dengan pihak lain, dan sebagainya.
3. Many to one
Pengkhianatan many to onemenggambarkan perbuatan ‘menikam dari belakang’ yang dilakukan oleh sekelompok orang, boleh jadi kumpulan pengurusan, organisasi atau perkumpulan terhadap seseorang. Misalnya sekumpulan orang-orang licik, dan iri yang ada di sebuah syarikat, yang mempunyai niat sama ingin
menyingkirkan pemimpin dari syarikat tersebut. Atau sebuah parti politik yang anggotanya ingin menyingkirkan ketua umumnya dengan menghalalkan pelbagai cara sehingga melanggar hukum asalkan tujuannya tercapai.
4. Many to Many
Pengkhianatan Many to Many menggambarkan perbuatan ‘menikam dari belakang’ atau sikap bermuka dua yang dilakukan oleh sekelompok orang dengan  kelompok orang yang  lain. Misalnya antara kumpulan A dan kumpulan B. Di depan nampak baik-baik saja, tetapi di belakang kumpulan B mencaci-maki,  memburukkan, meremehkan, membodohkan, malah memfitnah kumpulan A.
BALASANNYA NERAKA
Nabi s.a.w mengecam orang yang bermuka dua sebagai orang yang termasuk dalam orang terburuk di sisi Allah. Imam Muslim Rahimahullah meriwayatkan daripada Yahya bin Yahya, daripada Malik, daripada Abu Az-Zinad, daripada Al-A’raj, daripada Abu Hurairah r.a, bahawa Rasulullah s.a.w bersabda: “Sesungguhnya, termasuk orang yang paling buruk ialah orang bermuka dua yang mendatangi mereka dengan satu muka dan mendatangi yang lain dengan muka lain.” Dalam riwayat lain disebutkan, “Sesungguhnya termasuk orang terburuk di sisi Allah pada Hari Kiamat, ialah orang yang bermuka dua.” (HR. At-Tirmidzi daripada Abu Hurairah)
Maksud ‘orang yang bermuka dua’ dalam sabda Nabi di atas, iaitu orang yang menyembunyikan apa-apa yang ada dalam hatinya ketika bertemu dengan seseorang atau sekelompok orang yang dia musuhi dengan mengatakan perkataan atau sikap yang berbeza daripada apa yang disimpan dalam hatinya. Orang yang bermuka dua ialah orang yang sangat berbahaya. Sebab, dia musuh dalam selimut yang sukar dikesan atau dibuktikan. Dalam sejarah Islam, yang dimaksudkan dengan orang bermuka dua ini ialah orang munafik yang mengaku beriman ketika mereka  bersama-sama dengan kaum Mukminin.
Tetapi, ketika kembali kepada kelompoknya, mereka kembali kepada kekufurannya. Mereka ini lebih berbahaya daripada orang kafir yang jelas-jelas menampakkan kekafirannya. Allah SWT berfirman dalam al-Quran bermaksud, “Dan apabila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan, ‘Kami telah beriman’. Dan jika mereka kembali kepada setan-setan mereka, mereka mengatakan, ‘Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok’.” (Al-Baqarah: 14)
Khusus untuk orang munafik yang hanya menampakkan keimanan pada lahiriah saja, sementara dalam hatinya mereka menyembunyikan kekufuran; Allah sangat  mencela sikap mereka dan mengancam mereka dengan seksaan-Nya yang pedih di dalam neraka. Allah berfirman; “Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Apabila mereka berdiri untuk solat, mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riak (dengan solat) di hadapan manusia.
Dan tidaklah mereka menyebut nama Allah kecuali sedikit sekali. Mereka dalam keadaan ragu-ragu antara yang demikian (iman dan kafir); tidak masuk kepada golongan ini (orang-orang beriman) dan tidak pula kepada golongan itu (orang-orang kafir). Barang siapa yang disesatkan Allah, maka kamu sekali-kali tidak akan mendapat jalan (untuk memberi petunjuk) baginya. “Hai orang-orang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyeksamu). Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah daripada neraka.
Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka.” (An-Nisaa`: 142-145) Namun demikian, yang dimaksudkan dengan mempunyai dua muka dalam hadis ini bukanlah munafik dalam erti kata sesungguhnya. Melainkan seorang Muslim yang keadaannya seperti orang munafik, atau dia memiliki sifat seperti orang munafik. Keadaan orang munafik adalah dia senang melakukan perbuatan batil dan dusta. Dia senang membuat orang lain saling bermusuhan. Dalam konteks sekarang, orang seperti ini barangkali boleh disebut sebagai oportunis.
Orang yang selalu mencari jalan selamat dan tidak mempunyai idealisme. Nabi s.a.w bukan hanya mengecam orang yang bermuka dua ini sebagai orang yang termasuk dalam jajaran orang-orang terburuk di sisi Allah, melainkan baginda juga mengancam mereka dengan neraka! Dalam sebuah hadis disebutkan, bahawa Rasulullah s.a.w bersabda, “Barang siapa yang mempunyai dua muka di dunia, maka pada Hari Kiamat kelak dia akan diberi dua mulut dari api neraka.” (HR. Abu Dawud dan Ad-Darimi daripada Ammar bin Yasir)[5] Jika seseorang diancam akan diberi dua mulut dari api neraka, ertinya orang tersebut diancam akan dimasukkan ke dalam neraka! Wallahuaklam.
sumber:Midi

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s